Biografi Sophia Latjuba atau Sophia Müller




Sophia Müller atau yang dikenal dengan Sophia Latjuba (lahir di Berlin Barat, Jerman Barat, 18 Agustus 1970; umur 44 tahun) adalah aktris Indonesia, dan bintang iklan berdarah Jerman-Bugis.

Mulai populer sejak membintangi film Bilur-Bilur Penyesalan pada tahun 1987. Mantan istri musisi Indra Lesmana ini juga dikenal sebagai penyanyi. Beberapa album solo dan duetnya bersama Indra Lesmana cukup dikenal. Salah satunya tembang Hold On, yang mendapat penghargaan Best Video Klip di Brasou, Rumania.
Latjuba memulai debut filmnya pada tahun 1987 dengan membintangi Bilur-Bilur Penyesalan saat masih duduk di bangku SMA. Aktingnya mulai diakui sejak membintangi film Kuldesak karya adik iparnya, Mira Lesmana, pada tahun 1998. Selama kariernya, Sophia sering dianggap sebagai simbol seks. Selain berakting, ia juga merilis beberapa album, termasuk Hanya Untukmu, yang memenangkan BASF pada tahun 1994.Sophia juga pernah berduet dengan almarhum Chrisye dalam lagu "Kangen" dan "Anggrek Bulan" pada tahun 2007.

Pada tanggal 22 Desember 2008, Sophia pindah ke Los Angeles, Amerika Serikat bersama kedua putrinya.

Sophia sempat aktif di bidang pendidikan dan sosial bersama suami keduanya Michael A. Villarreal yang berkebangsaan Amerika. Michael dulu masih berstatus mempunyai istri dan sedang hamil besar, kemudian meninggalkan istrinya untuk Sophia. Dari Michael, Sophia memiliki anak bernama Manuela. Pada bulan Oktober 2011, Michael mengungkapkan keinginannya dalam Twitter untuk bercerai. Karier keartisan Sophia diteruskan oleh anaknya Eva Celia Latjuba, sebelum mereka sekeluarga pindah ke dekat Los Angeles, Amerika Serikat pada tanggal 22 Desember 2008.

Pada bulan Oktober 2012, Sophia mengganti namanya menjadi Sophia Müller.Pada awal 2014, beredar kabar yang menyebutkan bahwa Sophia sedang dekat dengan penyanyi Nazril Irham atau Ariel Noah, dan pada bulan April 2014, Sophia mengungkapkan bahwa ia telah menjadi seorang mualaf.

Sumber : Wikipedia

0 Comment "Biografi Sophia Latjuba atau Sophia Müller "

Post a Comment